Organisasi di berbagai industri menghasilkan banyak sekali dokumen. Namun, mengelola volume dokumen yang terus bertambah adalah tugas yang cukup sulit. Dibandingkan dengan dokumen digital, dokumen fisik cenderung lebih rentan terhadap risiko hilang, baik dicuri maupun tertinggal. Belum lagi risiko kerusakan kertas akibat banjir, kebakaran, atau bencana lainnya. Perusahaan dapat menghindari risiko ini dengan mendigitalisasi dokumen fisik. Solusi yang dapat menjawab permasalaha