5 Cara Artificial Intelligence Dalam Membantu Divisi Marketing


Di era saat ini, penggunaan Artificial Intelligence (AI) untuk strategi marketing sudah tidak jarang. Beberapa diantaranya adalah sebuah alat yang dapat digunakan untuk memperkenalkan produk atau layanan dari sebuah perusahaan kepada customer, seperti Google Ads dan Facebook Ads. Tidak hanya membantu memperkenalkan produk atau layanan saja, perusahaan juga dapat menggunakan insight dari penggunaan advertising tools tersebut. Dan dari insight tersebutlah, sebuah perusahaan akan menganalisa hasilnya dan dapat menentukan strategi marketing yang harus diambil selanjutnya.


Tetapi, tentu saja sebuah perusahaan harus tetap bersaing walaupun sudah menggunakan advertising tools tersebut. Contohnya, penggunaan keyword yang jumlah pencariannya tinggi pastinya paling banyak diincar oleh banyak orang. Untuk dapat muncul paling pertama di halaman pencarian dengan keyword tersebut, sebuah perusahaan harus melakukan bid dengan angka tertinggi, yang dimana hal ini merupakan sebuah tantangan besar bagi perusahaan-perusahaan lainnya.


Kemudian, bagaimana caranya agar sebuah perusahaan yang tidak dapat memenangkan bid dari keyword yang hasil pencariannya paling tinggi? Apakah AI hanya berbentuk dalam advertising tools saja untuk membantu divisi marketing dalam suatu perusahaan? Tentu saja tidak, simak lima penjelasan tentang bagaimana AI dapat membantu divisi marketing.


Desain Iklan Yang Cerdas

AI dapat membantu sebuah perusahaan mengiklankan produk atau layanannya dengan mudah, karena AI secara otomatis menyesuaikan iklan atau kampanye dengan audiens atau inidvisu tertentu. Tidak hanya kampanye saja, dengan menggunakan algoritme, AI juga dapat menentukan desain atau skema warna yang dapat menarik perhatian dari para audiens. Contohnya, AI dapat menentukan bahwa calon pelanggan dengan umur yang muda lebih tertarik dengan iklan yang bersifat visual, sedangkan calon pelanggan yang lebih tua lebih menyukai iklan berbentuk teks atau yang memiliki detil mendalam mengenai produk atau layanan yang ditawarkan.


Image Recognition

Untuk dapat memahami tren yang sedang populer atau diminati oleh banyak orang, seorang marketer harus selalu up-to-date mengenai tren-tren yang ada di media sosial. Hal ini dilakukan dengan cara mengamati foto-foto yang diunggah ke media sosial, marketer juga dapat memahami bagaimana sebuah produk atau layanan digunakan oleh para audiens. Salah satu contohnya adalah analisis tren, pada hal ini AI dapat membantu anda dalam mengamati perubahan habit dan perilaku dari pelanggan maupun calon pelanggan anda. Dengan mengamati hal tersebut, anda dapat lebih mudah menilai efektivitas sebuah iklan atau kampanye dan menilai bagaimana respon pelanggan anda terhadap palet warna yang anda gunakan.


Coba Sebelum Beli dengan teknologi AR

Teknologi AI disini digunakan untuk memberikan kesempatan kepada para pelanggan untuk melihat produk yang ingin mereka beli tanpa harus keluar dari rumah dengan menggunakan teknologi Augmented Reality (AR). Contohnya seperti IKEA yang memungkinkan para pelanggannya untuk memeriksa terlebih dahulu apakah sofa yang ingin mereka beli nantinya akan cocok dengan dekorasi yang ada pada rumah mereka. Hal ini memudahkan para pelanggannya karena mereka hanya perlu menggunakan kamera yang ada pada smartphone mereka saja, yang dimana nantinya mereka dapat menyocokkan secara langsung antara produk dengan dekorasi di rumah mereka.


Penelitian SEO

Walaupun media sosial dan kampanye marketing yang digerakkan oleh influencer semakin meningkat efektivitasnya, tetapi search engine optimization (SEO) tetap menjadi pendorong kesuksesan marketing yang paling besar. Seiring berkembangnya e-commerce, SEO juga ikut berkembang, yang dimana hal ini menjadikan beberapa metode yang sebelumnya dapat memberikan hasil yang bagus, seperti link-building dan keyword cramming tidak dapat digunakan lagi. Sehingga kesempatan anda untuk memunculkan website anda di bagian teratas semakin sulit. Dalam hal ini, algoritme machine learning dapat membantu anda untuk memahami lebih dalam mengenai penggunaan keyword dan isi dari hasil pencarian keyword tersebut. Dengan memahami hal tersebut, anda akan dapat lebih mudah untuk memeriksa strategi SEO dari kompetitor dan juga mengembangkan konten marketing anda.


Audit Situs Web yang Cerdas

Untuk mengetahui alasan calon pelanggan anda tidak jadi meng-klik tombol “beli” yang ada pada situs web anda, anda perlu mengetahui terlebih dahulu faktor apa yang menyebabkan hal tersebut. Untuk membantu anda dalam mengetahui dan memahami alasan-alasannya lebih dalam, AI dapat membantu anda untuk mengikuti “alur” dari para visitor anda ketika mereka mengunjungi situs web anda. Contohnya seperti halaman situs web bagian mana yang baru saja mereka kunjungi sebelum mereka meninggalkan situs web anda tanpa membeli apapun.


Untuk informasi lebih lengkap mengenai AI, anda dapat menghubungi kami di marketing@netmarks.co.id


Source: https://www.linkedin.com/pulse/five-smart-marketing-use-cases-artificial-bernard-marr/

70 views0 comments