Cisco Umbrella: Solusi DNS Security dan Cloud Security untuk Perusahaan


Penerapan hybrid working, penggunaan aplikasi cloud, serta akses internet dari berbagai lokasi membuat perlindungan jaringan perusahaan menjadi semakin kompleks. Karyawan tidak lagi hanya bekerja melalui jaringan kantor. Mereka dapat mengakses aplikasi, data, dan layanan Software as a Service atau SaaS melalui laptop dari rumah, jaringan publik, perangkat mobile, maupun kantor cabang.
Kondisi tersebut membuat keamanan berbasis perimeter saja tidak lagi memadai. Perusahaan membutuhkan solusi keamanan berbasis cloud yang dapat melindungi pengguna, baik ketika berada di dalam maupun di luar jaringan perusahaan.
Salah satu solusi yang dapat digunakan adalah Cisco Umbrella, layanan keamanan berbasis cloud yang membantu memblokir akses menuju domain, website, dan infrastruktur internet berbahaya.
Apa Itu Cisco Umbrella?
Cisco Umbrella adalah solusi cloud-delivered security yang membantu melindungi pengguna ketika mengakses internet. Salah satu kemampuan utamanya adalah DNS-layer security. Sistem ini memeriksa permintaan DNS sebelum pengguna terhubung ke suatu domain atau layanan internet.
Apabila domain tersebut teridentifikasi berbahaya, koneksi dapat diblokir sebelum perangkat pengguna sempat berkomunikasi dengan infrastruktur penyerang.
Pendekatan ini membantu perusahaan mencegah berbagai ancaman, seperti:
Malware.
Ransomware.
Phishing.
Botnet.
Command-and-control atau C2 callback.
Domain berbahaya.
Website yang tidak sesuai kebijakan perusahaan.
DNS tunneling.
Cisco Umbrella juga dapat menyediakan kemampuan tambahan melalui paket tertentu, seperti Secure Web Gateway, cloud-delivered firewall, Cloud Access Security Broker, Data Loss Prevention, dan interactive threat intelligence.
Informasi mengenai pilihan fiturnya dapat dilihat pada halaman resmi Cisco Umbrella Security Packages.
Bagaimana Cara Kerja Cisco Umbrella?
DNS atau Domain Name System digunakan untuk menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP yang dapat dikenali oleh perangkat.
Ketika pengguna membuka sebuah website, perangkat akan mengirimkan permintaan DNS untuk mencari alamat IP dari domain tersebut.
Cisco Umbrella memeriksa permintaan tersebut berdasarkan informasi keamanan dan reputasi domain.
Prosesnya dapat dijelaskan sebagai berikut:
Pengguna mencoba membuka website atau aplikasi internet.
Permintaan DNS diteruskan melalui Cisco Umbrella.
Umbrella memeriksa reputasi dan tingkat risiko domain.
Domain yang aman dapat diakses sesuai kebijakan perusahaan.
Domain yang berbahaya atau dilarang akan diblokir.
Aktivitas tersebut dicatat dan dapat dilihat melalui laporan keamanan.
Karena pemeriksaan dilakukan sebelum koneksi terbentuk, ancaman dapat dihentikan lebih awal tanpa harus menunggu file berbahaya masuk ke perangkat.
Penjelasan lebih lanjut tersedia pada halaman Cisco Umbrella DNS-Layer Security.
Fitur Utama Cisco Umbrella
Kemampuan Cisco Umbrella dapat berbeda berdasarkan paket atau lisensi yang digunakan. Berikut beberapa fitur utama yang dapat membantu meningkatkan keamanan perusahaan.
DNS-Layer Security
DNS-layer security menjadi salah satu kemampuan utama Cisco Umbrella.
Fitur ini membantu memblokir permintaan menuju domain yang diketahui berkaitan dengan malware, phishing, botnet, atau infrastruktur command-and-control.
Perlindungan dapat diterapkan pada:
Jaringan kantor.
Kantor cabang.
Laptop karyawan.
Perangkat remote worker.
Perangkat yang menggunakan Wi-Fi publik.
Perangkat mobile yang didukung.
Dengan demikian, perlindungan tidak hanya tersedia saat pengguna terhubung ke jaringan kantor.
Cisco saat ini juga menawarkan Cisco Secure Access – DNS Defense sebagai opsi DNS security dan jalur menuju implementasi Security Service Edge yang lebih lengkap.
Secure Web Gateway
Secure Web Gateway atau SWG membantu perusahaan memeriksa traffic website yang diakses pengguna.
Berbeda dari pemeriksaan DNS yang dilakukan sebelum koneksi terbentuk, SWG dapat melakukan pemeriksaan lebih dalam terhadap traffic web.
Kemampuannya dapat mencakup:
URL filtering.
Pemeriksaan file.
Application visibility.
Application control.
Pemeriksaan traffic web.
Pemblokiran konten berbahaya.
Penerapan acceptable-use policy.
Perlindungan terhadap file berbahaya.
Dengan fitur ini, perusahaan dapat mengontrol penggunaan internet sekaligus mengurangi risiko pengguna mengakses atau mengunduh konten berbahaya.
Informasi lebih lengkap tersedia pada halaman Cisco Umbrella Secure Web Gateway.
Cloud-Delivered Firewall
Cloud-delivered firewall membantu perusahaan memperoleh visibilitas dan kontrol terhadap traffic internet yang tidak hanya berjalan melalui koneksi web standar.
Traffic dari kantor cabang dapat diteruskan melalui tunnel IPsec untuk diperiksa berdasarkan port, protokol, alamat IP, dan aplikasi.
Fitur tersebut dapat membantu perusahaan:
Mengontrol traffic keluar menuju internet.
Memblokir koneksi berdasarkan kebijakan.
Mengidentifikasi aplikasi tertentu.
Memeriksa traffic melalui berbagai port dan protokol.
Menerapkan Intrusion Prevention System pada traffic yang didukung.
Penjelasan mengenai kemampuan ini tersedia pada halaman Cisco Umbrella Cloud-Delivered Firewall.
Cloud Access Security Broker
Perusahaan menggunakan berbagai aplikasi cloud untuk penyimpanan, komunikasi, kolaborasi, dan pengelolaan data.
Namun, penggunaan aplikasi cloud yang tidak diketahui atau tidak disetujui dapat menimbulkan risiko shadow IT.
Kemampuan Cloud Access Security Broker atau CASB membantu perusahaan memperoleh visibilitas terhadap layanan cloud yang digunakan pengguna.
Perusahaan dapat mengidentifikasi:
Aplikasi cloud yang digunakan.
Tingkat risiko suatu aplikasi.
Aktivitas pengguna pada layanan cloud.
Aplikasi yang belum disetujui perusahaan.
Potensi pengiriman data ke layanan yang berisiko.
Visibilitas tersebut membantu tim IT menentukan aplikasi yang boleh digunakan, dibatasi, atau diblokir.
Threat Intelligence dari Cisco Talos
Cisco Umbrella memanfaatkan threat intelligence dari Cisco Talos, organisasi riset ancaman dan keamanan milik Cisco.
Informasi dari DNS, domain, alamat IP, file, pola traffic, dan aktivitas internet digunakan untuk membantu mengidentifikasi infrastruktur yang berkaitan dengan ancaman.
Model statistik dan machine learning juga digunakan untuk menganalisis hubungan antardomain serta mendeteksi infrastruktur penyerang yang sedang dipersiapkan.
Dengan informasi tersebut, Umbrella dapat membantu memblokir ancaman sebelum domain berbahaya digunakan secara luas.
Interactive Threat Intelligence
Cisco Umbrella Investigate membantu tim keamanan memeriksa hubungan antara domain, alamat IP, dan file.
Tim keamanan dapat menggunakan informasi tersebut untuk:
Memeriksa reputasi domain.
Melihat risk score.
Menganalisis pola permintaan DNS.
Mengetahui hubungan antardomain dan alamat IP.
Memperkaya investigasi insiden.
Memprioritaskan indikator yang perlu dianalisis.
Kemampuan ini tidak menggantikan platform incident response atau XDR secara keseluruhan. Namun, informasi dari Umbrella dapat membantu mempercepat proses triage dan investigasi awal.
Informasi selengkapnya tersedia pada halaman Cisco Umbrella Investigate.
Manfaat Cisco Umbrella bagi Perusahaan
Implementasi Cisco Umbrella dapat memberikan beberapa manfaat berikut.
Melindungi Pengguna dari Berbagai Lokasi
Kebijakan keamanan dapat diterapkan kepada pengguna di kantor, kantor cabang, rumah, maupun lokasi lain.
Memblokir Ancaman Lebih Awal
Domain berbahaya dapat diblokir pada lapisan DNS sebelum perangkat membangun koneksi dengan infrastruktur penyerang.
Meningkatkan Visibilitas Internet
Tim IT dapat mengetahui domain, website, aplikasi, dan layanan cloud yang diakses oleh pengguna.
Menyederhanakan Pengelolaan Keamanan
Kebijakan dan laporan dapat dikelola melalui platform berbasis cloud tanpa harus menempatkan perangkat keamanan di setiap lokasi.
Mendukung Hybrid Working
Pengguna tetap memperoleh perlindungan ketika bekerja di luar jaringan perusahaan melalui Cisco Secure Client dan metode deployment yang sesuai.
Mempercepat Investigasi
Threat intelligence dan log aktivitas dapat membantu tim keamanan memahami domain atau koneksi yang terlibat dalam suatu insiden.
Mendukung Integrasi Ekosistem Cisco
Cisco Umbrella dapat diintegrasikan dengan solusi Cisco lainnya untuk memperluas visibilitas, otomatisasi, dan respons keamanan.
Cisco Umbrella dan Cisco Secure Access
Cisco Umbrella dikenal sebagai salah satu solusi keamanan DNS dan Secure Internet Gateway berbasis cloud.
Namun, kebutuhan perusahaan saat ini telah berkembang. Organisasi tidak hanya membutuhkan perlindungan internet, tetapi juga akses aman menuju aplikasi private, kontrol identitas, ZTNA, DLP, CASB, SWG, dan Firewall-as-a-Service dalam satu pendekatan.
Cisco kemudian mengembangkan Cisco Secure Access sebagai solusi Security Service Edge atau SSE yang lebih lengkap.
Cisco Secure Access menyediakan kemampuan seperti:
DNS security.
Zero Trust Network Access.
Secure Web Gateway.
Cloud Access Security Broker.
Data Loss Prevention.
Firewall-as-a-Service.
VPN-as-a-Service.
Remote Browser Isolation.
Digital Experience Monitoring.
Perlindungan akses aplikasi SaaS dan private.
Oleh karena itu, perusahaan yang hanya membutuhkan perlindungan berbasis DNS masih dapat mempertimbangkan Cisco Umbrella DNS atau DNS Defense.
Sementara itu, perusahaan yang membutuhkan implementasi SSE, ZTNA, dan akses aplikasi private secara menyeluruh dapat mempertimbangkan Cisco Secure Access.
Apakah Cisco Umbrella Memberikan ROI bagi Perusahaan?
Sebuah studi Total Economic Impact yang dilakukan Forrester dan dipublikasikan Cisco pada 2023 melaporkan potensi ROI sebesar 231% selama tiga tahun untuk organisasi komposit yang menggunakan Cisco Umbrella.
Studi tersebut juga mencatat manfaat berupa:
Berkurangnya insiden keamanan dan pekerjaan remediasi.
Penghematan waktu dalam penerapan kebijakan.
Penurunan biaya terkait pelanggaran keamanan.
Penurunan biaya operasional.
Integrasi lebih cepat dengan lingkungan yang sudah tersedia.
Hasil tersebut berasal dari model organisasi komposit dalam studi yang disponsori Cisco. ROI aktual setiap perusahaan dapat berbeda bergantung pada jumlah pengguna, infrastruktur, biaya operasional, lisensi, dan proses keamanan yang sebelumnya digunakan.
Tahapan Implementasi Cisco Umbrella
Sebelum menerapkan Cisco Umbrella, perusahaan dapat melakukan beberapa tahapan berikut:
Mengidentifikasi Pengguna dan Lokasi
Tentukan jumlah pengguna, kantor cabang, perangkat remote, serta jaringan yang perlu dilindungi.
Memetakan Risiko Akses Internet
Identifikasi masalah seperti phishing, malware, shadow IT, penggunaan website berisiko, dan perangkat yang bekerja di luar kantor.
Memilih Paket yang Sesuai
Tentukan apakah perusahaan hanya membutuhkan DNS-layer security atau memerlukan kemampuan tambahan seperti SWG, CASB, firewall, DLP, dan ZTNA.
Menyusun Kebijakan
Buat kategori website yang diperbolehkan, dibatasi, atau diblokir sesuai kebutuhan bisnis.
Melakukan Pilot Project
Implementasi dapat dimulai dari satu divisi atau sejumlah perangkat sebelum diperluas ke seluruh organisasi.
Mengevaluasi Log dan Laporan
Pantau domain yang diblokir, perangkat yang terinfeksi, penggunaan aplikasi cloud, dan pola akses internet pengguna.
Kesimpulan
Cisco Umbrella membantu perusahaan melindungi pengguna dari ancaman internet melalui DNS-layer security dan kemampuan cloud security lainnya. Solusi ini dapat membantu memblokir malware, phishing, ransomware, domain berbahaya, dan koneksi menuju infrastruktur command-and-control sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.
Untuk kebutuhan yang lebih luas, Cisco Secure Access melanjutkan kemampuan Umbrella dengan menyediakan platform SSE yang mencakup ZTNA, SWG, CASB, DLP, FWaaS, dan perlindungan akses aplikasi private.
Pemilihan solusi perlu disesuaikan dengan jumlah pengguna, lokasi kerja, aplikasi yang digunakan, kondisi jaringan, serta kebutuhan keamanan perusahaan.
Konsultasikan Cisco Umbrella untuk Perusahaan Anda
PT Netmarks Indonesia dapat membantu perusahaan melakukan asesmen kebutuhan, memilih lisensi, menjalankan proof of concept, serta mengimplementasikan Cisco Umbrella atau Cisco Secure Access.
Pelajari solusi selengkapnya melalui halaman Cisco Umbrella Netmarks Indonesia.
Silakan hubungi Netmarks Indonesia atau kirim email ke marketing@netmarks.co.id untuk mendiskusikan kebutuhan cyber security perusahaan Anda.


Comments