Fortinet Secure SD-WAN: Solusi Jaringan Aman untuk Bisnis Modern
- Mohammad Hafizh Alviendra

- 2 hours ago
- 5 min read

Penggunaan aplikasi cloud, sistem Software as a Service atau SaaS, serta pola kerja hybrid membuat kebutuhan jaringan perusahaan semakin kompleks. Karyawan tidak lagi hanya mengakses aplikasi yang tersimpan di pusat data, tetapi juga aplikasi yang berada di public cloud, private cloud, dan internet.
Pada arsitektur WAN tradisional, traffic dari kantor cabang umumnya diarahkan terlebih dahulu menuju pusat data sebelum diteruskan ke aplikasi atau internet. Proses tersebut dapat menambah latensi, meningkatkan penggunaan bandwidth, dan menurunkan pengalaman pengguna ketika mengakses aplikasi cloud.
Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, perusahaan dapat menggunakan Software-Defined Wide Area Network atau SD-WAN.
SD-WAN membantu perusahaan mengelola koneksi antarkantor, pusat data, cloud, dan pengguna secara lebih fleksibel dengan memanfaatkan berbagai jenis koneksi, seperti MPLS, internet broadband, fiber, LTE, dan 5G.
Apa Itu Fortinet Secure SD-WAN?
Fortinet Secure SD-WAN merupakan solusi yang menggabungkan fungsi SD-WAN dengan keamanan jaringan dalam satu platform. Solusi ini berjalan menggunakan sistem operasi FortiOS dan dapat dikelola melalui sistem pengelolaan terpusat. Fortinet menggabungkan fungsi networking dan security agar perusahaan tidak perlu mengoperasikan terlalu banyak solusi terpisah.
Fortinet Secure SD-WAN dapat diterapkan pada berbagai lingkungan, seperti:
Kantor pusat.
Kantor cabang.
Data center.
Public cloud.
Private cloud.
Hybrid cloud.
Lingkungan operasional atau industrial.
Pengguna yang bekerja secara remote.
Implementasinya menggunakan platform FortiGate yang juga menyediakan kemampuan Next-Generation Firewall atau NGFW.
Mengapa Menggunakan Fortinet Secure SD-WAN?
Berikut beberapa kemampuan utama yang ditawarkan Fortinet Secure SD-WAN.
Menggabungkan Networking dan Security
Solusi SD-WAN yang hanya berfokus pada konektivitas dapat menciptakan celah keamanan apabila traffic internet tidak diperiksa secara memadai.
Fortinet Secure SD-WAN menggabungkan fungsi jaringan dengan kemampuan keamanan FortiGate, seperti:
Next-Generation Firewall.
Intrusion Prevention System.
Web filtering.
Application control.
Antivirus dan antimalware.
Encrypted traffic inspection.
Advanced routing.
Zero Trust Network Access.
Penggabungan tersebut membantu perusahaan menerapkan kebijakan keamanan dan jaringan melalui platform yang sama.
Daftar solusi Fortinet yang tersedia melalui Netmarks dapat dilihat pada halaman Fortinet Solutions Partner Indonesia.
Mengarahkan Traffic Berdasarkan Aplikasi
Fortinet Secure SD-WAN dapat mengidentifikasi aplikasi dan mengarahkan traffic berdasarkan kebutuhan performanya.
Perusahaan dapat membuat kebijakan seperti:
Video conference menggunakan jalur dengan latensi terendah.
Aplikasi ERP menggunakan koneksi utama.
Traffic internet umum menggunakan broadband.
Backup data dilakukan melalui koneksi sekunder.
Aplikasi cloud diarahkan langsung menuju layanan cloud.
Traffic berisiko diblokir atau diperiksa lebih lanjut.
Apabila kualitas koneksi berubah, sistem dapat mengalihkan traffic ke jalur yang lebih baik secara otomatis.
Meningkatkan Ketersediaan Jaringan
Ketergantungan pada satu koneksi dapat mengganggu operasional ketika terjadi gangguan jaringan.
Dengan Fortinet Secure SD-WAN, perusahaan dapat menggunakan beberapa koneksi sekaligus. Apabila salah satu koneksi mengalami gangguan, traffic dapat dialihkan ke koneksi lain berdasarkan kebijakan yang telah ditentukan.
Kemampuan tersebut membantu menjaga akses terhadap aplikasi penting dan mengurangi risiko downtime.
Menyederhanakan Pengelolaan Kantor Cabang
Perusahaan dengan banyak kantor cabang sering menghadapi kesulitan dalam menjaga konsistensi konfigurasi dan kebijakan keamanan.
Fortinet Secure SD-WAN dapat dikelola secara terpusat sehingga tim IT dapat:
Menerapkan konfigurasi ke banyak lokasi.
Mengatur kebijakan jaringan.
Memantau performa koneksi.
Melihat penggunaan aplikasi.
Mengidentifikasi gangguan.
Mengelola kebijakan keamanan.
Meninjau laporan dan analytics.
FortiManager dapat digunakan untuk centralized management dan orchestration, sedangkan FortiAnalyzer membantu menyediakan logging, analytics, serta reporting.
Mendukung Lingkungan Hybrid dan Multicloud
Perusahaan dapat memiliki aplikasi yang tersebar di data center lokal, SaaS, public cloud, dan private cloud.
Fortinet Secure SD-WAN membantu menghubungkan kantor cabang dan pengguna ke lingkungan tersebut dengan kebijakan konektivitas dan keamanan yang konsisten.
Solusi ini dapat digunakan untuk mendukung akses ke:
Microsoft Azure.
Amazon Web Services.
Google Cloud.
Aplikasi SaaS.
Private cloud.
Data center perusahaan.
Menjadi Fondasi Implementasi SASE
Secure Access Service Edge atau SASE adalah arsitektur berbasis cloud yang menggabungkan kemampuan WAN dengan berbagai layanan keamanan jaringan.
Komponen SASE umumnya mencakup:
SD-WAN.
Secure Web Gateway atau SWG.
Cloud Access Security Broker atau CASB.
Zero Trust Network Access atau ZTNA.
Firewall-as-a-Service atau FWaaS.
Fortinet Secure SD-WAN dapat diintegrasikan dengan FortiSASE untuk memperluas konektivitas dan keamanan kepada kantor cabang serta pengguna remote.
Integrasi tersebut membantu perusahaan menerapkan kebijakan yang lebih konsisten terhadap pengguna, perangkat, jaringan, dan aplikasi di berbagai lokasi.
Untuk memahami konsep Zero Trust lebih lanjut, baca juga artikel Cisco Zero Trust: Solusi Akses Kontrol Menyeluruh.
Pengakuan Fortinet dalam Gartner Magic Quadrant
Berdasarkan pengumuman resmi Fortinet, perusahaan tersebut dinobatkan sebagai Leader dalam 2024 Gartner Magic Quadrant for SD-WAN untuk tahun kelima berturut-turut.
Fortinet juga ditempatkan pada posisi tertinggi dalam kategori Ability to Execute selama empat tahun berturut-turut dalam laporan tersebut.
Pada 2025, Fortinet kembali diumumkan sebagai Leader dalam Gartner Magic Quadrant for SASE Platforms. Pengakuan ini berkaitan dengan pendekatan Fortinet dalam mengintegrasikan Secure SD-WAN, ZTNA, dan perlindungan ancaman melalui platform FortiOS.
Pengakuan analis dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan. Namun, perusahaan tetap perlu melakukan asesmen teknis berdasarkan kebutuhan jaringan, aplikasi, lokasi, keamanan, serta anggaran sebelum memilih solusi.
Manfaat Fortinet Secure SD-WAN bagi Perusahaan
Implementasi Fortinet Secure SD-WAN dapat memberikan beberapa manfaat berikut.
Meningkatkan Performa Aplikasi
Traffic dapat diarahkan melalui koneksi yang memiliki kualitas terbaik berdasarkan kondisi jaringan dan kebutuhan aplikasi.
Mengurangi Risiko Downtime
Penggunaan beberapa koneksi membantu menjaga ketersediaan jaringan ketika salah satu jalur mengalami gangguan.
Mengoptimalkan Penggunaan Bandwidth
Perusahaan dapat menggabungkan MPLS, broadband, dan koneksi seluler sehingga tidak seluruh traffic harus menggunakan koneksi dengan biaya tinggi.
Memperkuat Keamanan Jaringan
Kemampuan SD-WAN berjalan bersama fungsi keamanan FortiGate sehingga traffic dapat diperiksa sebelum mengakses internet, cloud, atau jaringan internal.
Menyederhanakan Operasional IT
Pengelolaan terpusat membantu tim IT menjaga konsistensi konfigurasi pada kantor pusat, cabang, cloud, dan remote site.
Mendukung Transformasi Cloud
Perusahaan dapat menyediakan akses yang lebih langsung dan terkontrol menuju aplikasi SaaS serta cloud.
Tahapan Implementasi Fortinet Secure SD-WAN
Implementasi SD-WAN perlu dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu operasional perusahaan.
Melakukan Asesmen Jaringan
Identifikasi lokasi kantor, jenis koneksi, bandwidth, aplikasi, pola traffic, dan permasalahan jaringan yang sedang terjadi.
Menentukan Aplikasi Prioritas
Tentukan aplikasi yang membutuhkan latensi rendah, ketersediaan tinggi, atau perlindungan lebih ketat.
Menentukan Desain Koneksi
Perusahaan dapat memilih kombinasi MPLS, broadband, dedicated internet, fiber, LTE, atau 5G sesuai kebutuhan setiap lokasi.
Menyusun Kebijakan Keamanan
Tentukan traffic yang diperbolehkan, dibatasi, diperiksa, atau diblokir.
Melakukan Pilot Project
Mulai implementasi dari satu atau beberapa kantor cabang sebelum diterapkan ke seluruh jaringan.
Melakukan Monitoring dan Optimasi
Evaluasi performa aplikasi, kualitas koneksi, penggunaan bandwidth, keamanan, serta pengalaman pengguna setelah implementasi.
Kesimpulan
SD-WAN membantu perusahaan mengatasi keterbatasan WAN tradisional melalui pengelolaan terpusat, pemilihan jalur secara dinamis, serta pemanfaatan berbagai jenis koneksi.
Fortinet Secure SD-WAN memperluas kemampuan tersebut dengan menggabungkan networking dan security melalui FortiGate dan FortiOS.
Solusi ini dapat membantu perusahaan meningkatkan performa aplikasi, menjaga ketersediaan koneksi, menyederhanakan pengelolaan kantor cabang, serta memperkuat keamanan akses menuju data center, internet, SaaS, dan cloud.
Konsultasikan Fortinet Secure SD-WAN
Pemilihan desain SD-WAN perlu mempertimbangkan jumlah lokasi, aplikasi utama, infrastruktur yang sudah tersedia, kebutuhan keamanan, serta rencana penggunaan cloud. PT Netmarks Indonesia dapat membantu perusahaan melakukan asesmen, perencanaan, proof of concept, implementasi, konfigurasi, dan pemeliharaan Fortinet Secure SD-WAN.
Silakan hubungi Netmarks Indonesia atau kirim email ke marketing@netmarks.co.id untuk mendiskusikan kebutuhan jaringan perusahaan Anda.




Comments