Ini dia! Penggunaan Snow Software Aset Manajemen Untuk Optimalisasi Software Lifecycle Perusahaan

Updated: Jan 27



Snow Software adalah salah satu Software Asset Management Tools yang dapat memberikan visibilitas lengkap di seluruh lanskap digital, termasuk pemahaman yang lebih baik tentang pola penggunaan software, yang nantinya berguna untuk optimalisasi. Optimalisasi pada akhirnya dapat membantu penghematan anggaran dan mengurangi risiko pengeluaran keuangan operasional yang berlebihan. Selain itu, penerapan Snow Software didukung dan diimplementasikan oleh tim lintas divisi, bukan hanya IT.


Siklus pemasangan software pada perusahaan sering disebut software lifecycle. Software lifecycle adalah objek utama penerapan Snow Software. Penerapan Snow Software pada software lifecycle sangat penting untuk bekerja secara bertahap dan fokus pada bagian software lifecycle tertentu yang akan menciptakan dampak paling signifikan terlebih dahulu. Tetapi dengan begitu banyak yang harus dipertimbangkan, anda dapat memulai menjalankan Snow Software pada seluruh software lifecycle. Hal ini dikarenakan jika berfokus secara eksklusif pada pemasangan perangkat lunak baru tetapi mengabaikan kebijakan dan prosedur pada pemeliharaan atau penghapusan perangkat lunak yang sudah ada dapat mengakibatkan perusahaan pada risiko yang mahal. Penerapan Snow Software pada seluruh software lifecycle seperti yang diilustrasikan di bawah ini:


Keterangan:

Requisition (Permintaan) adalah proses untuk mengidentifikasi dan mengajukan perangkat lunak.

Procurement (Pengadaan) adalah proses untuk membeli perangkat lunak.

Deployment (Pemasangan) adalah proses menginstal perangkat lunak pada perangkat keras.

Support (Monitoring) adalah proses pelacakan instalasi perangkat lunak; ini termasuk negosiasi pemeliharaan dan pembayaran.

Retirement (Penghapusan adalah proses untuk menghapus perangkat lunak yang tidak lagi diperlukan atau mentransfer perangkat lunak dari satu lokasi atau individu ke lokasi atau individu lain.


Mencapai kesuksesan Snow Software sebagai Software Asset Management Tools dan kematangan perusahaan dalam menggunakannya dibutuhkan tim lintas divisi dan harus mempertimbangkan proses yang dirancang untuk menjangkau seluruh software lifecycle — dimulai dengan pengajuan hingga penghapusan. Hal ini dilakukan agar strategi implementasi dapat mencakup keseluruhan software lifecycle. Artinya bagi perusahaan adalah setiap aset perangkat lunak akan dipertahankan pada posisi yang paling hemat biaya dan dioptimalkan, termasuk kapan harus menghapusnya dengan pertimbangan untuk mencapai keoptimalan.


Sekali lagi, ini bukan strategi yang sifatnya sementara. Implementasi Snow Software adalah perjalanan perbaikan terus-menerus dan tidak bisa disamakan untuk semua divisi perusahaan. Saat menyesuaikan rencana implementasi dengan kebutuhan perusahaan, penting untuk mengupayakan produktivitas daripada kesempurnaan. Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi manajer aset perangkat lunak dalam mengimplementasikan Snow Software adalah kompleksitas penerapan kebijakan baru dan mengidentifikasi tugas-tugas khusus yang melingkupi seluruh software lifecycle.


Banyaknya proses pada software lifecycle menunjukkan betapa sulit dan memakan waktunya menemukan implementasi Snow Software di suatu perusahaan. Anda dapat memulai dengan 3 proses utama pada software lifecycle yaitu pengajuan, pemasangan dan penghapusan software, kemudian Anda dapat memilih memfokuskan implementasi Snow Software pada bagian yang berdampak paling signifikan untuk perusahaan. Produktivitas pada akhirnya bersifat kualitatif daripada kuantitatif: bukan berdasarkan jumlah tugas atau proses yang diselesaikan, tetapi kualitas dari hasil akhir.


Langkah selanjutnya dalam implementasi Snow Software adalah menetapkan metriks yang jelas untuk setiap proses agar dapat mengukur keberhasilan implementasi Snow Software. Implementasi Snow Software juga harus didukung oleh sumber daya manusia dibelakangnya. Dengan berinvestasi pada orang yang tepat dan tim yang terorganisir dengan baik, Anda dapat menjalankan proses ini dari waktu ke waktu dan melihat kesuksesan implementasi Snow Software berkembang di perusahaan. Jika Anda tidak yakin di mana harus memulai perjalanan implementasi Snow Software, Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan tim Netmarks Indonesia untuk penjelasan lebih lanjut.


sumber :

https://www.snowsoftware.com/blog/sam-2021-be-productive-not-perfect


45 views0 comments