top of page

Jenis-Jenis Serangan Siber yang Wajib Diketahui oleh Perusahaan

  • Writer: Rani Bahiratun Azizah
    Rani Bahiratun Azizah
  • 2 days ago
  • 4 min read
Headline serangan siber

Di era digital saat ini, serangan siber tidak lagi hanya menargetkan perusahaan besar atau sektor tertentu. Semua perusahaan dari skala menengah hingga enterprise berpotensi menjadi korban serangan siber. Mulai dari pencurian data, gangguan operasional, hingga kerugian finansial dan reputasi, dampak serangan siber bisa sangat signifikan bagi bisnis.


Sayangnya, masih banyak perusahaan yang belum memahami jenis-jenis serangan siber yang paling sering terjadi. Padahal, pemahaman ini adalah langkah awal yang krusial dalam membangun strategi cyber security perusahaan yang efektif dan berkelanjutan.


Artikel ini akan membahas jenis-jenis serangan siber yang paling umum menargetkan perusahaan, beserta dampaknya dan gambaran pencegahan dasarnya.



Mengapa Perusahaan Perlu Memahami Jenis Serangan Siber?


Serangan siber bukan lagi isu teknis semata, melainkan risiko bisnis. Ketidaksiapan menghadapi ancaman siber dapat menyebabkan:

  • Gangguan operasional dan downtime sistem.

  • Kebocoran data sensitif pelanggan dan perusahaan.

  • Kerugian finansial yang besar.

  • Pelanggaran regulasi dan sanksi hukum.

  • Hilangnya kepercayaan pelanggan.


Perusahaan yang tidak memahami jenis-jenis serangan siber cenderung bersikap reaktif. Baru bertindak setelah insiden terjadi. Padahal, pendekatan ini sering kali terlambat dan berujung pada kerugian yang jauh lebih besar.


Memahami jenis-jenis serangan siber adalah langkah awal yang krusial bagi perusahaan untuk beralih dari pendekatan reaktif ke strategi keamanan siber yang proaktif. Dengan pemahaman yang tepat, perusahaan dapat meminimalkan risiko, melindungi aset bisnis, dan menjaga kepercayaan pelanggan di tengah ancaman digital yang terus berkembang.


Jenis-Jenis Serangan Siber yang Paling Umum Menyerang Perusahaan


Source: Kompas TV

Phishing dan Social Engineering

Phishing adalah serangan siber yang memanfaatkan manipulasi psikologis untuk menipu korban agar memberikan informasi sensitif, seperti username, password, atau data keuangan. Biasanya dilakukan melalui email, pesan instan, atau website palsu. 


Berdasarkan data yang kami rangkum dalam situs report IDADX, data abuse domain untuk phishing telah terjadi sebanyak 10.616 kasus sepanjang tahun 2025 di Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa kerentanan terhadap abuse domain masih sangat tinggi. Sektor industri yang paling banyak menjadi target penyalahgunaan domain adalah Financial Sector, dengan persentase sebesar 61,83%. Posisi kedua ditempati oleh eCommerce/Retail dengan persentase sebesar 18,6%.

data domain abuse serangan siber
Source: IDADX

Social Engineering merupakan suatu metode memanipulasi psikologis korban yang dilakukan oleh hacker atau threat actor dengan tujuan untuk mendapatkan akses atau rahasia individu, organisasi bisnis maupun perangkat atau sistem endpoint. Kedua threats ini menargetkan karyawan sebagai titik terlemah dan menjadi pintu masuk utama untuk serangan lanjutan seperti ransomware. 


Phishing bukan sekadar spam. Teknik ini menyasar kelemahan manusia dengan rekayasa sosial (social engineering) mengelabui karyawan agar mengklik tautan palsu, membuka lampiran berbahaya, atau bahkan membocorkan kredensial penting. Dampaknya? Dari pencurian data internal, pengintaian layar komputer, hingga serangan ransomware berskala besar.


Malware dan Ransomware

Malware adalah perangkat lunak (software) yang diciptakan oleh hacker untuk mendapat tujuan tertentu. Software ini dapat melakukan pekerjaan seperti memperlambat kinerja sistem komputer bahkan merusaknya hingga mengambil data yang terdapat di dalam komputer tersebut. Salah satu bentuk paling merusak adalah ransomware, yang mengenkripsi data perusahaan dan meminta tebusan agar data bisa diakses kembali.


Dampak dari serangan ini adalah sistem perusahaan lumpuh total, resiko kehilangan data permanen dan kerugian secara finansial dan operasional. Dalam menghadapi ancaman ransomware yang semakin kompleks, perusahaan dapat membekali karyawan dengan pengetahuan serta keterampilan yang dibutuhkan untuk mengenali dan menghadapi ancaman, perusahaan tidak hanya dapat memperuat pertahanan keamanan tetapi juga mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh serangan cyber yang semakin canggih.



Serangan DDoS (Distributed Denial of Service)

Serangan DDoS merupakan jenis serangan siber yang berusaha untuk membuat layanan atau sumber daya pada suatu sistem tidak dapat diakses oleh pengguna yang sah. Akibatnya, website atau aplikasi bisnis menjadi tidak dapat diakses. Serangan ini menargetkan website perusahaan, aplikasi layanan pelanggan dan platform e-commerce. 


Cara mencegah hal ini terjadi adalah dengan memantau lalu lintas website menggunakan alat analisis untuk memonitor pola lalu lintas dan mendeteksi tanda-tanda serangan. Selain itu, Anda juga mengimplementasikan web apps firewall.


Data Breach dan Kebocoran Data

Data breach atau pelanggaran data serangan siber dimana data sensitif atau rahasia telah diakses atau bahkan dibocorkan dengan cara yang ilegal tanpa izin dari pihak yang memiliki otoritas. 


Pada paruh pertama tahun 2025 (Januari–Juni), Indonesia dihadapkan pada ancaman siber yang sangat signifikan, tercermin dari 3,64 miliar serangan atau anomali lalu lintas digital. Beberapa insiden besar turut menjadi sorotan, seperti peretasan sistem BPJS Kesehatan yang menyebabkan kebocoran sekitar 40 juta data, serta lonjakan kasus pencurian kredensial.


Insider Threat

Tidak semua ancaman datang dari luar. Insider threat berasal dari karyawan, mitra, atau pihak internal. Baik disengaja maupun tidak disengaja, yang menyalahgunakan akses mereka. Namun, ancaman ini sulit dideteksi karena pelaku memiliki akses sah, dan aktivitas terlihat seperti aktivitas normal.


Exploit dan Zero-Day Attack

Zero-day attack memanfaatkan celah keamanan yang belum diketahui atau belum ditambal oleh vendor. Karena belum ada patch, serangan ini sangat berbahaya dan sulit dicegah. Dampaknya, sistem dapat dikompromikan tanpa peringatan dan digunakan dalan serangan tingkat lanjut (APT).


Peran Partner Cyber Security dalam Melindungi Perusahaan

Serangan siber adalah ancaman nyata yang dapat berdampak besar pada bisnis perusahaan. Dengan memahami jenis-jenis serangan siber yang umum terjadi, perusahaan dapat mengambil langkah preventif yang tepat dan membangun sistem keamanan yang lebih kuat. Cyber security bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis untuk menjaga keberlangsungan bisnis di era digital.


Menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks, banyak perusahaan memilih bekerja sama dengan partner dan konsultan cyber security untuk assessment keamanan, monitoring 24/7, incident response maupun untuk penyusunan roadmap keamanan jangka panjang. Pendekatan ini membantu perusahaan fokus pada bisnis inti, sementara aspek keamanan ditangani oleh ahlinya.


Maka, membangun budaya sadar keamanan siber adalah langkah yang tidak bisa ditunda. Edukasi dan pelatihan karyawan harus menjadi bagian dari strategi pertahanan utama bukan hanya untuk memenuhi kepatuhan, tapi demi menjaga keberlangsungan bisnis secara menyeluruh.


Jika Anda ingin membangun sistem pelatihan yang lebih terstruktur, terukur, dan terbukti efektif, solusi KnowBe4 Security Awareness Training dari Netmarks Indonesia dapat membantu Anda. Konsultasi mengenai Security  Awareness Training dari KnowBe4 maupun Cyber Security lainnya dapat menghubungi kami dengan klik tombol di bawah ini.



Refrensi:


Comments


OUR OFFICE

HEAD OFFICE JAKARTA

Komplek Griya Inti Sentosa Jalan Griya Agung Blok M3, No 32-33 Jakarta Utara 14350, Indonesia

SUPPORT OFFICE CIKARANG

Ruko Cikarang Square  Jl. Raya Cikarang - Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530

BRANCH OFFICE SIDOARJO

Kawasan Industri SIRIE Jl. Lingkar Timur Km 5.5 Blok F No 25-26 Sidoarjo 61234

BRANCH OFFICE BATAM

Kawasan industri tunas bizpark, Blk. E No.10, Belian, Kec. Batam Kota, Kota Batam, Kepulauan Riau 29444

QR Code

SUPPORT OFFICE LOMBOK

Jl. Pemuda No.28, Dasan Agung Baru, Selaparang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. 83125.

Netmarks Indonesia logo, representing the company's commitment to providing high-quality IT solutions and services to businesses.

PT NETMARKS INDONESIA

We are here, on Customer's side

ISO 9001:2015 certification logo, signifying Netmarks Indonesia's adherence to international quality management standards.
ISO 27001:2022 certification logo, indicating Netmarks Indonesia's compliance with information security management standards

FOLLOW US

  • TikTok
  • Linkedin
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
  • YouTube
  • Spotify

©2025 by PT NETMARKS INDONESIA

bottom of page